Don't miss

Akses Informasi Pencemaran Sungai Ciujung

By on April 23, 2014

Pencemaran sungaiJAKARTA—Air merupakan sumber kehidupan sehari-hari yang sulit dinilai harganya. Hilang atau rusaknya sumber air membuat kualitas hidup akan terus memburuk. Jika sumber air rusak, tentu harus diketahui sebabnya. Di banyak tempat, kerusakan sumber air kerap dipicu oleh aktivitas perusahaan yang membuang limbah sembarangan.

Akses informasi publik merupakan salah satu cara untuk mengawasi aktifitas perusahaan yang menyimpang tersebut. Dengan mengakses informasi terkait perizinan perusahaan, pola pengelolaan limbah, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap air yang diduga tercemari, dan informasi lainnya, masyarakat dapat memiliki dasar untuk menuntut pemerintah dan perusahaan untuk memulihkan sumber air masyarakat.

Sungai Ciujung merupakan salah satu sumber penghidupan masyarakat sekitar seperti masyarakat Serang, Banten. Masyarakat sekitar biasa menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari mulai dari MCK,  irigasi, budidaya tambak dan ternak, sampai untuk konsumsi air minum. Akan tetapi, masyarakat mulai cemas akibat pencemaran limbah industri yang terjadi di Sungai ini.

Pada 12 Juli 2011, dilaksanakan rapat kerja dan rapat dengar pendapat antara komisi VII DPR RI, Bupati Serang, dan Pimpinan PT Indah Kiat Pulp and Paper  (IKPP) terkait peningkatan pencemaran di Sungai Ciujung. Rapat ini diadakan karena desakan masyarakat yang melihat bahwa pencemaran Sungai Ciujung semakin membahayakan.

Pencemaran sungai terjadi karena di akibatkan pembuangan limbah dari pabrik Pulp dan kertas PT IKPP, Serang, Banten. Dari hasil rapat tersebut menyatakan bahwa pembuangan limbah PT IKPP ke Sungai Ciujung tidak mempunyai izin dan diindikasikan tidak mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.

Dari hasil rapat ini pula, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengeluarkan surat No. B-6585/Dep.I/LH/07/2011 tanggal 21 Juli 2011 perihal Penetapan Audit Lingkungan Hidup Wajib Kegiatan PT IKPP Serang.  Audit lingkungan terhadap PT IKPP yang di tetapkan KLH diantaranya mencakup kualitas air sungai, tapak fisik pabrik, serta ketidaktaatan terhadap peraturan dan perizinan.

Hasil Audit yang dilakukan Tim Audit menunjukkan bahwa PT IKPP memberikan kontribusi pencemaran limbah cair tehadap Sungai Ciujung sebesar 83,92%. Ini hanya salah satu temuan tim audit terkait tingkat pencemaran.

Masyarakat pun mendesak pemerintah setempat dan PT IKPP untuk bertanggung jawab memulihkan fungsi dan kualitas air sungai serta mendesak pemerintah menghentikan operasi pencemaran PT IKPP. Desakan masyarakat ini mengingat kebutuhan makhluk hidup yang tidak bisa hidup tanpa air dan mencegah terjadinya konflik berkepanjangan.

Masyarakat Korban Pencemaran:

Masyarakat Kecamatan Kragilan; Kecamatan Tanara; Kecamatan tirtayasa; Kecamatan Pontang; Kecamatan Kasemen, Banten.

Perusahaan Pencemar:

PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk.

Lokasi Perusahaan / Pabrik:

Kecamatan Kragilan, Serang, Banten

 

Sumber: Lansiran Laporan Audit Lingkungan Hidup Wajib Kegiatan PT IKPP Serang

Gambar: www.shnews.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

3,765 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>