Don't miss

Jaminan Kesehatan, Apakah Perlu?

By on October 29, 2015

DSCN3955

Digelontorkannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh pemerintah pada Januari 2014 lalu, yang dikelola oleh Badan Penyelenggara jaminan Sosial (BPJS). Yang bisa diakses oleh seluruh warga Indonesia, baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) ataupun bukan. JKN, adalas salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi hak asasi semua warga negara yang diamanatkan dalam UUD 1945.

“Jaminan kesehatan dari pemerintah sangat diperlukan, karena kita tidak tahu kapan kita akan sakit,” ujar Prasetya Anangbaja, Kepala Kantor Operasional BPJS, Wonosobo dalam Lokalatih yang diselenggarakan oleh MediaLink di Desa Keseneng, Wonosobo selama tiga hari dari tanggal 26-28 Oktober 2015.

Jaminan kesehatan bagi masyarakat adalah hak setiap warga negara, khususnya yang miskin dan tidak mampu adalah tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah. Dalam pasal 34 ayat 2 UUD 1945 perubahan menyebutkan bahwa negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi setiap warga negara.

Prasetya Anangbaja menambahkan bahwa, “BPJS Kesehatan difungsikan untuk mengelola kesehatan seluruh masyarakat. Sedang, BPJS Ketenagakerjaan adalah perubahan dari Jamsostek, untuk mengelola kecelakaan kerja, kematian, dan jaminan hari tua.”

#4

Metode pembayaran BPJS ini diatur oleh UU No. 40 th 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang memberikan jaminan sosial bagi setiap warga negara. SJSN diselenggarakan dengan mekanisme asuransi sosial, dimana setiap peserta wajib membayar iuran guna mendapatkan perlindungan atas resiko sosial ekonomi yang menimpa peserta atau anggota keluarganya. Dalam SJSN, terdapa JKN yang merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap pelaksanaan jaminan kesehatan seluruh warga.

Sebelum program JKN, pemerintah sudah memenuhi jaminan kesehatan bagi warga miskin dan tidak mampu, dengan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Kini, akses program jaminan kesehatan terintegrasikan dalam JKN. Dimana warga miskin dan tidak mampu, terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Penerima iuran PBI di Kabupaten Wonosobo sebesar Rp. 19.225/jiwa untuk jkelas III,” pungkas Prasetya Anangbaja. [Milliyya]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

3,765 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>