Don't miss

Komunitas Kebumen Melebarkan Sayap

By on November 20, 2013

adi pandoyo fotoASIK KEBUMEN-Setelah 3 bulan Komunitas Informasi Pojok JKN fokus kegiatan seputar akses informasi kesehatan dan transformasi pengetahuan tentang JKN berada di Desa Kutosari Kebumen, bulan ini November 2013 ekspan ke luar desa yaitu desa Trikarso Kec. Sruweng. Trikarso adalah desa dari 2 anggota komunitas yaitu Mas Slamet Kumdari dan Hari Rustaman.keduanya juga ikut dalam rangkaian kegiatan seperti workshop dan pelatihan produksi informasi pada bulan Agustus dan September lalu.

Secara tehnis, desa Kutosari telah menerima beberapa item kegiatan mulai dari sosialisasi, diskusi warga, pencarian data peserta Jamkesmas, serta di dorong agar pemerintah desa sampai ke tingkat RT mempunyai database warganya yang miskin, yang belum tercover dalam Jamkesmas. Ini di perlukan, sebagai data pembanding, atau merupakan bentuk dari update dan validasi internal desa Kutosari, mana kala besok terdapat pendataan lagi dari BPS atau dinas lainnya. Komunitas tetap mengawal proses yang ada di Kutosari sampai semua warga miskin di sana mendapat haknya yaitu menjadi peserta PBI yang di tanggung pemerintah. Kuota Jamkesda yang akan di integrasikan ke BPJS Kesehatan, adalah tempat warga miskin yang belum tercover dalam kepesertaan Jamkesmas (PBI APBN) BPJS 2014.

Peserta miskin yang belum masuk kepesertaan Jamkesmas, akan di data dan di usulkan ke kuota Jamkesda. Program dan kuota Jamkesda di Kebumen sendiri masih belum jelas dalam arti apakah 2014 sudah secara otomatis masuk ke peserta PBI APBD kabupaten dalam BPJS kesehatan atau masih berproses sampai 2015. Yang jelas, Komunitas Informasi Pojok JKN akan mendesak kepada Pemda, agar program Jamkesda Kebumen terintegrasi ke BPJS kesehatan yang premi bulananya di biaya dari APBD kabupaten di 2014 mendatang. Jamkesda tidak lagi untuk pembiayaan tetapi untuk membayar premi bulanan ke BPJS Kesehatan. Juga akan mendesak, pendataan warga miskin maksimal dilaksanakan 1 tahun sekali (Peserta Jamkesda). Sehingga warga miskin bisa tercover semua dalam program Jamkesda / PBI APBD.

Sutrisno Kepala Desa Trikarso telah siap untuk melakukan validasi dan update data peserta Jamkesmas 2013 untuk menjadi peserta PBI BPJS Kesehatan 2014. Pasalnya, dari data peserta Jamkesmas 2013 yang di terima dari Komunitas Informasi Pojok JKN, harus di perbaiki. Misalnya, beberapa peserta yang sudah meninggal, menetap di rantau dan sudah menjadi penduduk di tempat dia bekerja, dan peserta yang miskin yang layak untuk menggantikan atau di masukkan menjadi peserta Jamkesmas/PBI.

Secara tehnis, komunitas telah beberapa kali berkomunikasi dengan kepala desa Trikarso dalam pengawalan kepesertaan JKN 2014. Langkah selanjutnya adalah diskusi atau dialog warga sebagai ajang sosialisasi dan bertanya kepada nara sumber yang berkaitan dengan pelaksanaan JKN 2014 seperti Dinas Kesehatan, PT ASKES dan BPS Kebumen. Dialog warga akan di laksanakan pada hari Kamis, 21 November 2013 bertempat di aula balai desa Trikarso. Peserta kurang lebih 75 orang, terdiri dari warga peserta Jamkesmas, tokoh masyarakat, pemuda, ketua RT/RW, pemerintah desa dan seluruh kepala desa se kecamatan sruweng. Mengapa melibatkan kepala desa se kecamatan Sruweng? Kepala desa Trikarso, Sutrisno telah berkoordinasi dengan Camat Sruweng tentang pentingnya pengetahuan JKN ini. Camat sruweng sangat menyambut baik. Bersama bapak Sutrisno, berinisiatif untuk juga melibatkan kepala desa se kecamatan Sruweng di tengah minim dan belum adanya sosialisasi JKN dari Pemkab sampai ke bawah. Sebagai pengundang kepala desa – kepala desa adalah Paguyuban Kepala Desa di kecamatan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

4,104 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>