Don't miss

Korban Lumpur Lapindo Belum Mendapatkan Jaminan Kesehatan

By on October 23, 2015

Sejak tahun 2013 pemerintah mengeluarkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berbasis iuran dan penerima bantuan. JKN dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di bawah naungan Dinas Sosial. Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS mendapatkan fasilitas dan pelayanan sama dengan pasien mandiri.

Korban lumpur Lapindo termasuk pada kategori penerima PBI berdasarkan pada Program Pendataan Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 oleh Dinas Sosial. Sayangnya, pendataan peserta PPLS masih bermasalah. Hingga saat ini, masih ada korban Lapindo di Porong yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan. Jika mengalami masalah kesehatan, mereka menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dimana SKTM ini memiliki batas waktu penggunaan.

Adalah Abdul Choiri, salah satu korban lumpur Lapindo yang tidak masuk dalam PPLS 2011. Ia mengalami kecelakaan, dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Sidoarjo. Tiba di Instalansi Gawat Darurat (IGD) tidak langsung mendapat penanganan medis dari pihak IGD. Sekitar satu jam menunggu, Choiri baru mendapatkan perawatan medis. Setelah mendapatkan perawatan medis, Choiri juga masih harus menunggu untuk mendapatkan kamar perawatan.

Temuan ini didapat dari pemantauan yang dilakukan oleh Bambang Catur Nusantara dari komunitas AlFaz Porong, Sidoarjo. Selama ini Medialink bekerjasama dengan Alfaz sebagai jaringan pengawasan JKN-PBI berbasis warga.

Warga yang pernah memanfaatkan PBI memiliki tanda tanya terkait tranparansi pembiayaan yang tidak diinformasikan ketika pasien setelah selesai menerima perawatan. Berapa dari anggaran jaminan kesehatan itu yang menjadi beban biaya berobat dan berapa yang dibayarkan oleh pihak BPJS ke rumah sakit terkait. Obat apa saja yang tercover dalam jaminan kesehatan BPJS juga tak jelas. Hingga kini, transparansi biaya pengobatan tidak pernah diketahui oleh masyarakat.

Dulu, pelayanan kepada peserta PBI dan umum cukup kentara. Kini, seiring berjalannya waktu pelayanan itu sudah mulai diperbaiki oleh pihak rumah sakit, meski belum maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

3,991 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>