Don't miss

Menyambut JKN 2014: PINTER Mendatangi RSU Haryoto (part I)

By on January 24, 2014

DPRD-2LUMAJANG―Rombongan Komunitas PINTER yang berjumlah sekitar 12 orang melakukan audiensi dengan Direktur RSU Haryoto dr. Triworo, Selasa (31/12/2013). Rombongan diterima dr. Triworo di ruang kerjanya yang terletak di lantai II komplek RSU Haryoto setelah sebelumnya rombongan ini menunggu sekitar setengah jam lamanya karena dr. Triworo masih menerima tamu yang lain. Kedatangan rombongan Komunitas PINTER dimaksudkan untuk menanyakan sejauhmana kesiapan RSU Haryoto menyambut JKN yang pelaksanaannya tinggal sehari lagi.

“Pihak kami siap tidak siap harus melaksanakan program dari pemerintah pusat tersebut, karena itu amanat undang-undang SJSN. Jadi per tanggal 1 Januari 2014 jam 00.00 kami sudah harus melaksanakan JKN. Secara pirinsip pelayanan, tidak ada perubahan. Program JKN PBI, sama dengan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Bedanya untuk saat ini sudah tidak ada Jaminan Persalinan (Jampersal) lagi.

Ketika ditanya tentang kekhawatiran yang mungkin muncul dalam proses ke depan, dr. Triworo mengatakan bahwa yang paling dia khawatirkan adalah pemegang kartu JKN tidak terdaftar dalam database karena sekarang datanya terpusat dan diakses lewat internet. Dikhawatirkan nantinya ketika pasien tersebut sudah datang dengan membawa kartu JKN tapi ternyata namanya tidak terdaftar di database.

“Bisa jadi nanti si pasien menganggap bahwa rumah sakitnya rewel dan tidak mau melayani pasien. Pasti kami akan dihujat di media massa dan bisa mungkin dikritik oleh DPRD. Padahal aturannya kami memang tidak bisa memberikan layanan bagi orang yang namanya tidak terdaftar di database. Ini khususnya untuk PBI. Padahal untuk urusan data bukanlah kewenangan kami. Data murni urusan Pemda. Kami hanya memberikan layanan kesehatan. kalau ada orang kaya datang bawa kartu JKN golongan PBI kami tetap akan melayani, begitupun sebaliknya,” tutur dr. Triworo

dr. Triworo juga menjelaskan bahwa sampai tahun 2019 Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) masih berlaku. Jadi jika ada sanak saudara, teman atau tetangganya yang miskin tapi tidak mendapatkan kartu JKN silakan menggunakan SKTM. Pemda Kabupaten Lumajang menganggarkan sejumlah uang untuk meng-cover SKTM dalam masa transisi hingga 2019. Tapi setelah 2019 itu semua tidak berlaku lagi.

Di akhir pertemuan, dr. Triworo juga menyampaikan terima kasih atas peran serta komunitas PINTER dalam memberikan informasi tentang JKN kepada masyarakat. Ia pun mengakui bahwa sosialisasi mengenai JKN masih sangat minim sehingga butuh peran serta masyarakat untuk melakukannya. Dr. Triworo juga meminta teman-teman tetap berkomunikasi kepadanya jika ada temuan di lapangan yang dianggap kurang pas dengan tujuan dari program JKN ini dengan turut membagikan nomor telefon pribadinya kepada seluruh anggota PINTER yang hadir di kantornya hari itu agar lebih mudah dihubungi. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

4,051 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>