Don't miss

Pelatihan Bedah Informasi di Serang, Banten

By on May 2, 2014

diskusi bedah infodokBerawal dari kasus pencemaran Sungai Ciujung, Banten, yang diakibatkan pembuangan limbah dari pabrik pulp dan kertas PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), masyarakat sekitar banyak menemukan dokumen yang sulit dimengerti dalam proses advokasi. Kasus ini pun merupakan kasus yang tidak bisa ditolelir mengingat mengancam kehidupan masyarakat sekitar yang menggunakan fungsi Sungai Ciujung tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Organisasi non pemerintah yang terdiri dari WALHI, MediaLink, dan ICEL coba menginisiasi pelatihan dan diskusi terkait membedah informasi dan dokumen resmi yang di keluarkan pihak pemerintah maupun swasta. Pelatihan ini dilaksanakan di Komunitas Riung Hijau, Serang, Banten pada hari minggu, 27 April 2014.

Pelatihan dan diskusi ini pun di ikuti 27 orang dari perwakilan kelompok-kelompok masyarakat yang tersebar di daerah Banten. Perwakilan masyarakat ini sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dan diskusi ini, mengingat banyak persoalan yang mereka hadapi di wilayahnya masing-masing.

Masyarakat seringkali dikelabui melalui informasi dan dokumen. Sebagai contoh, dibanyak tempat, sosialisasi awal yang dilakukan perusahaan, diklaim oleh perusahaan bahwa sosialisasi itu merupakan peran partisipatif masyarakat untuk menerima kegiatan usahanya di wilayah masyarakat. Contoh lain, dokumen amdal perusahaan tambang pasir di daerah Lontar sama dengan dokumen amdal perusahaan tambang pasir yang berada di daerah Anyer. Hanya berbeda nama perusahaan dan wilayah konsesinya saja.

Kegiatan ini difokuskan untuk bedah informasi strategis dan dibagi menjadi 3 sesi. sesi pertama, membahas soal memahami kerangka legal dokumen; Mengandung muatan konteks sosial-politik dan memahami konsekuensi normatif dokumen. Kedua, memahami dan memetakan aktor pencipta dokumen dan relasi politik. Dan yang ketiga, memahami kandungan dokumen; mempelajari tujuan dan kerangka dokumen; mempelajari cara kesimpulan dibuat (logic process); dan memahami bias-bias politik dalam dokumen.

Pelatihan dan diskusi ini bertujuan agar masyarakat memahami informasi yang didapat dan mampu mengolah informasi secara mandiri dan menggunakannya untuk advokasi hak-hak mereka. Selain itu, masyarakat diharapkan mampu untuk memproduksi data tandingan terkait temuan-temuan di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

4,104 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>