Don't miss

RSUD Sidoarjo maksimalkan Pelayanan BPJS

By on October 24, 2015

Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang telah resmi berlaku pada 1 Januari 2014 khususnya di Sidoarjo berangsur-angsur membaik. Walau masih mendapatkan penilaian pelayanan lamban bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) namun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, pelayanan untuk pemegang BPJS mandiri sudah cukup baik.

Hal tersebut dikisahkan oleh beberapa warga korban lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo yang sudah mendaftarkan dirinya di BPJS mandiri.

“Agustus lalu Ibu saya sakit, diperiksa ke Puskesmas Jabon lalu dirujuk ke RSUD Sidoarjo. Ibu masuk IGD dan langsung ditangani oleh Dokter. Setelah diperiksa, dokter memberitahu saya untuk membawa ke ruang ICU,” Rokhman menuturkan pengalaman Ibunya dirawat di RSUD Sidoarjo dengan fasilitas BPJS.

Perpindahan fasilitas perawatan yang didapatkan oleh Alfiah, Ibu dari Rohman berjalan lancar di RSUD Sidoarjo. Dengan memiliki BPJS mandiri kelas 3, Ibunya sudah mendapatkan perawatan yang sesuai selama satu minggu tanpa dipungut biaya apapun.

“Saya hanya menandatangani surat persetujuan dari dokter, Ibu saya dirawat di ICU 3hari dan mendapatkan perawatan yang intensif. Pelayanan dari petugas RSUD Sidorjo juga baik,” lanjut Rokhman.

Rokhman juga menjelaskan bahwa selama Ibunya dirawat di RSUD Sidoarjo, dokter memintanya untuk membeli obat dari apotek diluar rumah sakit, karena ketersediannya sedang kosong.

Pengurusan administrasi BPJS mudah, tidak rumit seperti PBI atau SKTM dan tidak mengantri.

“Ketika Ibu selesai dirawat, saya diminta untuk ke ruang perawat untuk mengambil form (semacam kwitansi), kemudian dibawa ke ruang pembayaran untuk distempel. Ada 2 form, yang satu untuk ruang pembayaran dan yang satunya lagi diberikan ke ruang perawat sebagai dokumen atau data. Terakhir, form diserahkan ke ruang pembayaran. Setelah selesai, Ibu diperbolehkan pulang dengan menandatangani surat kepulangan pasien,” papar Rokhman.

Senada dengan pengalaman baik Alfiah dalam mendapatkan pelayanan BPJS mandiri di RSUD Sidoarjo. Edi, salah satu warga korban lumpur Lapindo dari desa Jatirejo pun lancer menggunakan fasilitas BPJS.

“Penyakit saya komplikasi, ketika masuk IGD saya langsung mendapatkan penanganan dari petugas IGD. Setelah itu, saya pernah diperiksa kembali untuk penyakit yang saya idap dengan menggunakan BPJS mandiri dan lancar saja. Tidak rumit. Tapi, saya tidak pernah sampai dirawat di rumah sakit,“ tandasnya mengakhiri obrolan dengan Harwati dari ArRohmah yang tergabung dalam komunitas pengawasan JKN-PBI-KIS berbasis warga di Sidoarjo.

Baca juga: Pelayanan Kesehatan Penerima PBI di Porong, Sidoarjo Masih Lamban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

3,765 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>