Don't miss

Warga Korban Lumpur Lapindo Mencari Kejelasan Informasi Publik

By on May 20, 2013

Mencari Informasi Publik_resize

SIDOARJO (29/03/2013) — Masalah masih sulitnya diperoleh jaminan kesehatan bagi korban Lapindo sesungguhnya dimulai dari tidak jelasnya informasi yang beredar. Seorang korban lumpur Lapindo dari Desa Besuki Timur, Rokhim, mempertanyakan Jamkes (jaminan kesehatan) bagi korban lumpur yang sebetulnya pada 2010 sudah keluar, namun tidak ada sosialisasi pada warga korban lumpur.

Karena ketidaktahuan informasi mengenai kebijakan tersebut, warga menanggung biayanya masing-masing. Hal ini semakin memperburuk kondisi keuangan rumah tangga para korban lumpur, karena selain pekerjaan kami belum pulih benar, uang ganti rugi dari PT Minarak juga macet cicilannya. Di Puskesmas Jabon memang sempat digratiskan layanan kesehatan, tapi cuma sebentar dan tidak ada prioritas jaminan kesehatan bagi korban lumpur Lapindo. Rokhim mendesak agar ke depan diadakan program pemeriksaan umum (general check up) bagi warga korban lumpur yang sehari-harinya berhadapan dengan asap lumpur.

Masalah lain muncul saat warga menyadari bahwa keluarganya tidak terdaftar sebagai penerima layanan Jamkesmas (program pemerintah pusat). “Ini bagaimana cara mengatasinya? Apakah nanti akan ada lagi proses pendataan orang miskin oleh petugas TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan)?” Rokhim terus mengejar jawaban atas permasalahan warga Besuki Timur. Sebelumnya, Rokhim telah memperoleh informasi dari Puskesmas Jabon jika data kemiskinan, termasuk penerima Jamkesmas, ditangani oleh TNP2K.

Lebih lanjut, soal simpang siurnya informasi pendataan bagi Rokhim akan berakibat merugikan warga ke depannya ketika mereka pindah ke tempat yang baru. “Sebentar lagi kami warga desa Besuki Timur harus pindah ke tempat baru, lantas apakah identitas baru kami di tempat baru akan tetap terdaftar sebagai penerima layanan kesehatan gratis tersebut (bagi warga yang sudah terdaftar)?” tambah Rokhim.

Priambodo dari BPLS hanya menyarankan warga korban lumpur dari desa Besuki Timur agar mengadu ke Bupati Sidoarjo, mengingat dialah yang berkuasa atas forum-forum pengambil keputusan. BPLS hanyalah badan pelaksana yang ditunjuk oleh pemerintah kabupaten Sidoarjo.

Sementara dokter Esti Handayani dari Puskesmas Porong berkomentar mengenai Jamkesmas. “Kami hanya pelaksana layanan kesehatan, sementara yang mendata adalah PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) di kecamatan. Jadi kalau Bapak/Ibu mau tanya tentang nomor SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) ya datang ke kecamatan, di sana pasti ada datanya dalam bentuk softfile,” ujarnya pada pertemuan 28 Maret lalu.

Menurut Esti, Puskesmas hanya menerima saja nomor PPLS yang ada di SKTM penerima layanan kesehatan. “Lain kali, kalau ada korban lumpur yang sedang sakit, silahkan digunakan saja SKTM-nya, masih berlaku kok khusus untuk korban lumpur Lapindo. Tidak seperti yang diberitakan media cetak lokal bahwa SKTM akan berakhir masa berlakunya sejak awal Maret 2013,” ucap Esti.

Bagi warga yang belum terdata sebagai penerima layanan kesehatan gratis, Esti mempersilahkan warga mengecek di kecamatan kapan jadwal pendataan PPLS periode selanjutnya (tahap ke-3 dan ke-4). “Karena proses pendataan PPLS baru saja dilakukan pada 4 Desember 2012 untuk tahap 2,” tuturnya.

Dokter Joko dari Puskesmas Jabon menambahkan bahwa jika sakitnya sekarang, tidak perlu menunggu periode pendataan selanjutnya. Dia menganjurkan warga korban lumpur Lapindo agar segera melapor pada lurah di daerah masing-masing untuk membantu pembuatan surat pernyataan tidak mampu di Puskesmas, bahkan kalau perlu sampai kecamatan. Prosedur yang dibuat ini sebetulnya bermaksud untuk mencegah terjadinya kebocoran anggaran kesehatan, tapi bagi warga korban lumpur yang memang benar-benar membutuhkan tidak mungkin dibiarkan begitu saja.

Kejelasan informasi semacam ini sangat dibutuhkan warga. Sehingga, yang disebut “jaminan” benar-benar terjamin layanannya, bukan malah diombang-ambingkan hingga jadi jaminan semu. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

3,765 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>