Don't miss

Strategi Aktif Menyebar Informasi: Dari SMS, Media Sosial, Hingga Radio Streaming

By on May 20, 2013

Latihan Media Sosial_resize

Porong, Sidoarjo (28/03/2013) — Warga korban lumpur Lapindo tidak saja semangat mempraktikkan hak akses informasi publik. Mereka ternyata juga sangat antusias untuk belajar aktif memproduksi dan menyebarkan informasi. Akhir Maret lalu, belasan warga korban Lapindo dari Desa Besuki, Jatirejo, Siring, Renokenongo, Gempolsari, Kalidawir, Kalitengah dan desa-desa lainnya turut belajar teknis memproduksi informasi dalam sebuah pelatihan yang difasiltiasi PoskoKKLula yang bekerjasama dengan MediaLink Jakarta dan Infest Yogyakarta di Taman Dayu, Pasuruan.
Pada sesi-sesi awal, para fasilitator menanyai satu per satu peserta mengenai informasi apa yang dia terima setiap hari dan melalui medium apa.

Sebagian besar warga korban Lapindo memiliki kekecewaan terhadap media-media elektronik maupun cetak yang ada. Menurut mereka, kebanyakan media tidak menyampaikan informasi yang mereka butuhkan. Bahkan, sejumlah media malah memutarbalikkan kenyataan di lapangan. “Masak, korban Lapindo dibilang berterimakasih kepada Bakrie. Itu bohong,” ujar salah seorang peserta.

Para fasilitator, yakni Ahmad Faisol, Mujtaba Hamdi, B Catur Nusantara, dan Irsyadul Ibad, yang memberikan materi dan memandu pelatihan secara bergantian, kemudian menantakan ke peserta. “Media-media yang ada kurang memenuhi kebutuhan warga. Lalu apa yang kita lakukan?”

Sebagian peserta ada yang berseru. “Beli stasiun televisi hehehe…” Mereka bercanda. Mereka tahu mustahil mereka mampu membeli stasiun televisi sendiri. Ibad, fasilitator dari Infest Yogyakarta, kemudian menyahut. “Kita mampu punya televisi sendiri. Punya radio sendiri. Punya koran sendiri,” ujar Ibad. Peserta penasaran. Ibad kemudian melanjutkan, teknologi yang ada dapat dimanfaatkan.

Pada sesi berikutnya, peserta yang terdiri dari Korban Lapindo Menggugat (KLM), Komunitas Besuki Timur, dan Komunitas al-Rohmah, itu belajar tahap per tahap menggunakan perangkat SMS untuk produksi dan distribusi informasi. Ibad lebih dahulu menjelaskan, dengan teknologi sederhana, SMS dapat dikirim ke satu nomor kemudian disebar ke banyak nomor sekaligus. “Namanya SMS Gateway,” ujar Ibad.

Peserta kemudian melakukan praktik mengetik SMS 160 karakter mengenai kondisi di lingkungan mereka. Secara tidak langsung, peserta sedang memproduksi informasi berita. “Informasi yang jelas itu mengandung lima unsur. Apa peristiwanya, di mana kejadiannya, kapan terjadinya, bagaimana urutan kejadiannya, dan mengapa bisa terjadi,” ujar Ibad. Dengan semangat, para peserta mulai menulis pesan SMS di plano, kemudian saling memeriksa satu sama lain apakah informasinya dapat dimengerti. Kemudian peserta mengetik informasi itu pada telepon genggam yang ditujukan pada nomor yang sudah disediakan panitia. “Gampang, ternyata,” ujar salah seorang peserta dari Desa Kalidawir.

Setelah beres belajar SMS Gateway, peserta diajari teknik lain, yaitu penggunaan media sosial dan radio streaming. Tak ubahnya SMS, media sosial Twitter juga berisi informasi pendek, yakni 140 karakter. Peserta pun antusias membuat akun Twitter sendiri-sendiri. Kebetulan, panitia menyedian perangkat laptop yang cukup sehingga peserta tidak perlu berebutan. Begitu akun selesai dibuat, peserta mulai bisa mengetik informasi yang ingin mereka sampaikan. “Biar semua tahu kondisi korban lumpur seperti apa. Sumbernya langsung dari korban,” ujar peserta dari Desa Siring, gembira.
Saatnya giliran belajar radio streaming. Rokhim, warga Besuki yang mengelola radio komunitas KBT FM, terlihat sangat antusias. Begitu diajari cara bersiaran online melalui perangkat radio streaming, Cak Rokhim langsung mempraktikkan. “Wah, suara korban Lapindo bisa didengar oleh orang sedunia,” ujar Cak Rokhim senang.

Masing-masing komunitas lalu membentuk kanal radio sendiri-sendiri. Ada KBT FM yang dikelola komunitas Besuki. Ada KLM Radio yang dikelola anggota KLM. Juga ada Radio Al-Rohmah yang dikelola komunitas al-Rohmah. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

3,765 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>