Don't miss

Warga Minta Pemerintah Perbaiki JKN

By on November 22, 2015

Ada beberapa point penting yang mesti diperbaiki pemerintah untuk memperluas Jaminan Kesehatan Nasional di Desa Keseneng Wonosobo. Point-point tersebut diperoleh setelah melakukan dialog secara langsung dengan warga Desa Keseneng yang telah menerapkan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) sejak 2014 lalu.

Adapun poin-poin yang mesti diterapkan pemerintah mencakup empat hal. Pertama, warga Desa Keseneng meminta fasilitas kesehatan untuk disediakan setiap hari karena membuka kemungkinan ada warga yang jatuh sakit secara mendadak.

“Sakit bisa datang kapan saja tanpa mengenal waktu dan hari. Sementara, setiap Senin Bidan desa mesti bertugas piket di Puskesmas Mojotengah. Padahal jarak antara Desa Keseneng dengan puskesma lumayan jauh,” kata Perwakilan MediaLink Mujtaba Hamdi memaparkan hasil acara Loka Latih Data Kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Pemantauan Layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Oktober lalu di Balai Desa Keseneng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Kedua, kata dia, warga Keseneng mengatakan tidak memahami prosedur BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) dan bukan PBI JK. “Mereka mengandalkan sosialisasi yang gencar lagi. Karena tidak tahu, banyak pasien merasa dirugikan karena penyakit yang diderita ternyata dilayani di Faskes I,” jelas Mutjaba.

Persoalan lain, warga mengharapkan pemerintah menyediakan tempat yang dekat untuk membayar premi PBI JK. Mereka terkendala jarak yang jauh hanya untuk membayar premis tersebut. “Sistem pembayarannya bisa dilakukan seperti pembayaran listrik yang bisa dilunasi di tingkat desa,” ungkapnya.

Terakhir, Sistem pelayanan kesehatan di Faskes I berdasarkan domisili kepesertaan PBI justru menyulitkan warga Keseneng. Mereka mengeluhkan puskesmas bagi Desa Keseneng berada jauh di Mojotengah. Padahal, lokasi puskesmas di Sidojoyo lebih mudah dan cepat dilalui warga.

“ Kalau bisa dibuat online saja agar pasien bisa berobat ke Faskes I yang mereka inginkan. Ada ketakutan warga yang mengalami sakit di kecamatan lain tidak mungkin pulang dulu ke puskesmas dekat rumahnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, MediaLink mengadakan Loka Latih Data Kepesertaan PBI dan Pemantauam Layanan JKN untuk sosialisasi terkait pelaksanaan BPJS Kesehatan di Desa Keseneng. Acara yang diselenggarakan berbentuk diskusi antara warga, perangkat desa dan pihak BPJS Kesehatan.

Harapannya melalui kegiatan diskusi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat pada agenda Loka Latih akan memberikan pengetahuan terkait pelaksanaan JKN, meningkatkan kapasistas masyarakat untuk mampu melakukan verifikasi data kepesertaan PBI dan mampu melaksanakan pemantauan Layanan Kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

3,765 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>